Penerapan Pendidikan Seks Pada Anak di Usia Dini dalam Perspektif Islam
DOI:
https://doi.org/10.62274/tadrusuun.v2i1.31Keywords:
Pendidikan Seks dalam IslamAbstract
Penelitian ini dilaksanakan di SD Islam Raudhatul Jannah Karang Tengah
Tangerang dikarenakan banyak nya anak yang belum memahami tentang
pendidikan seks. Dengan adanya penelitian ini untuk meningkatkan pemahaman
anak terhadap pendidikan seks agar anak terhindar dari bahaya nya pelecehan
seksual, dan lebih memahami anggota tubuh yang boleh disentuh dan tidak boleh
disentuh.
Abdullah Nasihih Ulwan dan Hasan Hathout mengatakan bahwa pendidikan seks
adalah masalah-masalah mengajarkan, memberi pengertian, dan menjelaskan
masalah-masalah yang menyangkut seks, naluri dan perkawinan kepada anak
sejak akalnya mulai tumbuh dan siap-siap memahami hal-hal diatas. Dengan
demikian , ketika anak mencapai usia remaja dan dapat memahami persoalan
hidup, ia mengatahui mana yang halal dan haram, bahkan tingkah laku islam yang
luhur menjadi adat dan tradisi anak tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan pemahaman Anak Terhadap Pendidikan Seks
terjadi peningkatan dari kondisi awal sebesar 11,91% menjadi 32,59% setelah
dilaksanakan tindakan siklus I, pada siklus II pemahaman anak terhada
pendidikan seks mencapai hasil 75%pada tahap terakhir dilaksanakan tindakan
siklus II dengan hasil 87,34%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa
penelitian menerapkan pendidikan seks anak usia dini dalam islam dinyatakan
berhasil.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Rokimin, Dace

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







